Oleh: Jalod | 18/06/2009

NASIHAT IBNU QAYYIM


Di dalam hati manusia ada kekusutan dan tidak akan terurai kecuali menerima kehendak Allah swt.

Di dalam hati manusia ada keganasan dan tidak akan hilang kecuali berjinak dengan dengan Allah swt.

Di dalam hati manusia ada kesedihan dan tidak akan hilang kecuali selalu mengenali Allah swt.

Di dalam hati manusia ada kegelisahan dan tidak akan tenang damai kecuali berlindung, bertemu dan berjumpa denganNya.

Di dalam hati manusia ada penyesalan dan tidak akan padam kecuali ridho dengan suruhan dan laranganNya serta qadha dan qadarNya serta kesenantiasaan sabar sehingga menemuiNya.

Di dalam hati manusia ada hajat dan tidak akan terbendung kecuali kecintaan kepadaNya dan bermohon kepadaNya.

Kesentiasaan berzikir kepadaNya adalah keikhlasan sebenar kepadaNya. . . . . . Andai dunia dan isinya diberikan kepada manusia masih tidak lagi dapat membendung hajat hati si hamba itu.


Responses

  1. Alhamdulillah, penuh pencerahan…
    Ulama-ulama zaman dahulu memang penuh dengan ilmu yang sudah ‘menyatu’ sehingga kata-katanya seperti madu …
    Salam kenal … mohon kunjungannya ke http://www.renungansufi.wordpress.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: