Oleh: Jalod | 18/05/2010

Teh, Khasiat Dalam Ritual Menyeduh


JAKARTA – Secangkir teh hangat, dengan bau harum menguar, terlebih saat musim hujan, sangat pas untuk melepas penat. Meski membuat teh adalah sesuatu yang sederhana namun jika anda tahu tehnik lebih mendalam maka ritual membuat dan meminum teh bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dan luar biasa.

Untuk mendapatkan hasil seduhan teh yang maksimal sebaiknya anda mengetahui dahulu jenis teh. Ada tiga macam jenis teh yang dikenal di masyarakat luas, teh hitam, teh hijau dan teh herbal. Teh Hitam terbuat dari daun teh murni yang sudah dikeringkan dan difermentasi. Ketika diseduh teh hitam akan berwarna merah sawo. Sedangkan teh hijau daunnya sama dengan daun teh hitam hanya saja daun tehnya tidak mengalami fermentasi.

Sekarang ini mulai populer jenis teh putih. Teh putih terbuat dari pucuk daun yang tidak mengalami proses oksidasi dan sewaktu belum dipetik dilindungi dari sinar matahari untuk menghalangi pembentukan klorofil. Teh putih diproduksi dalam jumlah lebihsedikit dibandingkan teh jenis lain sehingga harga menjadi lebih mahal. Teh putih kurang terkenal di luar Tiongkok, walaupun secara perlahan-lahan teh putih dalam kemasan teh celup juga mulai populer

Lalu satu lagi jenis teh yang disebut tisane atau herbal tea. Teh jenis ini bukan dibuat dari daun teh (Camelia Sinensis). Namun dibuat dari daun, bunga, akar dan biji tumbuhan, contoh Tisane yang terkenal adalah Chamomile, Hibiscuss atau Rosela dan Bunga Krisant.

Metode membuat teh yang benar akan membuat ritual minum teh terasa lebih. Namun hal ini tetap bergantung pada pilhan dan selera masing-masing orang. Sebagian orang lebih suka teh yang berbentuk butiran daun kering dan merajangnya di air panas, sementara yang lain lebih suka menyeduhnya dalam kemasan teh celup. Racikan teh juga bisa dicampur dengan berbagai rempah-rempah.

Ada satu kebiasaan masyarakat yang salah dalam menyeduh teh, yaitu dengan merendam ampas teh dalam teko atau cangkir dalam waktu yang cukup lama. Bahkan beberapa orang ada yang memiliki kebiasaan merendam teh semalaman untuk diminum keesokan harinya.Padahal, merendam teh maksimal 5 menit saja (untuk teh hitam). Lebih dari 5 menit zat tannin akan keluar, sehingga menyebabkan rasa teh menjadi lebih pahit.

Untuk hasil seduhan teh yang sempurna sebaiknya anda mengetahui derajat suhu untuk masing-masing teh. Kualitas air sangat berpengaruh terhadap kualiatas teh yang anda seduh. Selain itu, suhu air yang ktia masak juga merupakan pengaruh yang besar. Air yang bagus adalah air dari mata air pegunungan. Air Minum dalam kemasan yang berasal dari mata air pegunungan adalah salah satu contoh air yang cukup bagus untuk dipergunakan.

Suhu air tergantung dari jenis teh yang mau diseduh. Untuk Teh hitam gunakan suhu air 100 derajat. Sementara teh hijau dengan air 70 derajat, sedangkan teh putih lebih rendah lagi, cukup dengan suhu air 60 derajat. Celupkan teh tak lebih dari 5 menit, untuk teh hitam malah tak perlu lama, atau sesuai dengan selera anda.

Setelah selesai mulailah menikmati teh anda. Minum teh akan lebih menyenangkan lagi jika dibarengi dengan kegiatan menenangkan seperti meditasi. Biasanya teh dinikmati saat masih panas dengan kepulan asap dan aromanya yang khas. Beberapa jenis teh juga bisa lebih nikmat dicampur dengan susu atau campuran lainnya seperti madu, gula, jeruk lemon dan selai untuk pemanisnya. Namun tentunya teh juga dapat dinikmati dengan penyajian dingin. Es teh atau teh yang dicampur dengan es krim akan terasa menyegarkan. Namun jangan konsumsi teh yang sudah diseduh lebih dari 24 jam, karena teh basi bisa menyebabkan diare.

Namun minum teh bukan hanya perkara ritual menyenangkan dan terapi relaksasi. Sejak dulu teh pun telah populer sebagai bahan bermacam pengobatan.Teh memiliki potensi untuk memenuhi kebutuhan manusia akan klorin dan flour. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teh disamping sebagai bahan minuman, sifat antiseptik dapat menjaga kesehatan mulut dan gigi, tenggorokan, menjaga keseimbangan mikroflora sistem pencernaan dan meningkatkan penyerapan kalsium untuk pertumbuhan tulang.

Tak lain karena kandungan alami teh yakni polifenol. Zat itubersifat anti oksidan dengan mencegah pembentukan radikal (bebas) oksigen dalam tubuh, melindungi lemak dalam plasama darah, melindungi kerusakan minyak dan lemak makan, dapat digunakan sebagai pewarna alami

Selain itu, polifenol juga memiliki khasiat anti radiasi, anti mutasi gen menekan pertumbuhan sel tumor, menekan pemrosesan bentuk tumor, menekan kanker payudara yang tumbuh spontan. Tak kalah penting zat itu bersifat anti peningkatan kolesterol, anti peningkatan tekanan darah, dan anti peningkatan kadar gula darah.

Tunggu apa lagi, seduh segera segelas teh hangat, cara sederhana untuk mendapat banyak manfaat sekaligus, perasaan rileks dan segar, plus tubuh sehat./cr1/it

[By Republika Newsroom]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: